Hasil Analisis Anggota DPRD Provinsi
Banten Berjenis Kelamin Perempuan Tidak Mencapai Kuota 30% Dari Yang Disediakan
DAFTAR ANGGOTA
DPRD BERJENIS KELAMIN PEREMPUAN PROVINSI
BANTEN 2015-2019
|
No
|
Nama Partai dan Rinciannya
|
Nama Kader
|
|
1
|
PDI PERJUANGAN
Jumlah Caleg (DCT) : 83 Orang
- Laki-laki : 55 Orang
- Perempuan : 28 Orang
Jumlah Caleg Terpilih : 15 Orang
- Laki-laki : 11 Orang
- Perempuan :
4 Orang
Jumlah Suara Sah Parpol : 842.690 Suara
|
Hj. Rt. ELLA NURLAELLA, SH.,M.Kn.
Tempat dan tanggal lahir
: Serang, 15 Juli 1969
Agama : Islam
Status perkawinan : Kawin
Pendidikan terakhir : S2 (Univ. Jaya Baya)
Pekerjaan terakhir : Wiraswasta
Daerah Pemilihan : Banten 2 (Kabupaten Serang)
DCT Nomor : 3
Perolehan Suara : 9.000 suara
SRI HARTATI, SH.
Tempat dan tanggal lahir
: Yogyakarta, 05 Oktober 1965
Agama : Islam
Status perkawinan : Pernah Kawin.
Pendidikan terakhir : S1 (UNIS Tangerang )
Pekerjaan terakhir : Anggota DPRD Provinsi Banten Periode
2009-2014.
Daerah Pemilihan : Banten 5 (Kota Tangerang A)
DCT Nomor : 1
Perolehan Suara : 18.260
suara
JENNY VINA RUTHMAULI
Tempat dan tanggal lahir : Surabaya, 17 Januari 1970
Agama : Kristen
Status perkawinan : Kawin
Pendidikan terakhir : SLTA (SMA Katholik Banjarmasin)
Pekerjaan terakhir : Karyawan Swasta
Daerah Pemilihan : Banten 7 (Kota Tangerang Selatan)
DCT Nomor : 3
Perolehan Suara : 8.352
suara
DIANA DRIMAWATI JAYABAYA, SH.
Tempat dan tanggal lahir : Pandeglang, 10 September 1983
Agama : Islam
Status perkawinan : Kawin
Pendidikan terakhir : S1 (Univ. Jayabaya)
Pekerjaan terakhir : Wiraswasta
Daerah Pemilihan : Banten 8 (Kabupaten Tangerang)
DCT Nomor : 4
Perolehan Suara : 26.860 suara
|
|
2
|
PKS
Jumlah Caleg (DCT) : 67 Orang
- Laki-laki : 41 Orang
- Perempuan :
26 Orang
Jumlah Caleg Terpilih : 8 Orang
- Laki-laki : 7 Orang
- Perempuan :
1 Orang
Jumlah Suara Sah Parpol : 379.328 Suara
|
Ir. Hj. TUTI ELFITA, M.Si.
Tempat dan tanggal lahir : Bukit Tinggi, 11 Desember 1967
Agama : Islam
Status perkawinan : Kawin
Pendidikan terakhir : S2
Pekerjaan terakhir : Anggota DPRD Provinsi Banten Periode
2009-2014
Daerah Pemilihan : Banten 5 (Kota Tangerang A)
DCT Nomor : 1
Perolehan Suara : 7.380 Suara
|
|
3
|
GOLKAR
Jumlah Caleg (DCT) : 84 Orang
- Laki-laki : 53 Orang
- Perempuan : 31 Orang
Jumlah Caleg Terpilih : 15 Orang
- Laki-laki : 11 Orang
- Perempuan :
4 Orang
Jumlah Suara Sah Parpol : 808.902 Suara
|
Hj. ADDE ROSI KHOERUNNISA, S.Sos.,M.Si.
Tempat dan tanggal lahir : Sumedang, 30 Oktober 1983
Agama : Islam
Status perkawinan : Kawin
Pendidikan terakhir : S2
Pekerjaan terakhir : Anggota DPRD Kota Serang Periode 2009-2014.
Daerah Pemilihan : Banten 1 (Kota Serang)
DCT Nomor : 1
Perolehan Suara : 15.807 suara
DESY YUSANDI
Tempat dan tanggal lahir : Tangerang, 12 Maret 1974
Agama : Islam
Status perkawinan : Kawin
Pendidikan terakhir : D3
Pekerjaan terakhir : Karyawan / Wiraswasta
Daerah Pemilihan : Banten
6 (Kota Tangerang B)
DCT Nomor : 1
Perolehan Suara : 20.159 suara
Hj. SITI ERNA NURHAYATI, S.Ip.
Tempat dan tanggal lahir
: Bandung, 07 Maret 1953
Agama : Islam
Status perkawinan : Kawin
Pendidikan terakhir : S1
Pekerjaan terakhir :
Pensiunan PNS
Daerah Pemilihan : Banten 9 (Kabupaten Pandeglang)
DCT Nomor : 1
Perolehan Suara : 37.741 suara
S U M I N A R, SE.
Tempat dan tanggal lahir : Cilegon, 20 April 1957
Agama : Islam
Status perkawinan : Kawin
Pendidikan terakhir : S2
Pekerjaan terakhir : Pensiunan PNS
Daerah Pemilihan : Banten 10 (Kota Cilegon)
DCT Nomor : 1
Perolehan Suara : 18.763 suara
|
|
4
|
GERINDRA
Jumlah Caleg (DCT) : 81 Orang
- Laki-laki : 52 Orang
- Perempuan :
29 Orang
Jumlah Caleg Terpilih : 10 Orang
- Laki-laki : 9 Orang
- Perempuan :
1 Orang
Jumlah Suara Sah Parpol : 576.193 Suara
|
ENCOP SOFIA, MA.
Tempat dan tanggal lahir : Serang, 03 April 1971
Agama : Islam
Status perkawinan : Kawin
Pendidikan terakhir : S2
Pekerjaan terakhir : Anggota DPRD Kota Serang Periode 2009-2014
Daerah Pemilihan : Banten 1 (Kota Serang)
DCT Nomor : 1
Perolehan Suara : 8.752 suara
|
|
5
|
DEMOKRAT
Jumlah Caleg (DCT) : 81 Orang
- Laki-laki : 51 Orang
- Perempuan :
30 Orang
Jumlah Caleg Terpilih : 8 Orang
- Laki-laki : 7 Orang
- Perempuan :
1 Orang
Jumlah Suara Sah Parpol : 474.996 Suara
|
Hj. NURAENI, S.Sos.,M.Si.
Tempat dan tanggal lahir : Serang, 05 Oktober 1974
Agama : Islam
Status perkawinan : Kawin
Pendidikan terakhir : S2
Pekerjaan terakhir : Ketua DPRD Kota Serang
Daerah Pemilihan : Banten 1 (Kota Serang)
DCT Nomor : 2
Perolehan Suara : 20.229 suara
|
|
6
|
PAN
Jumlah Caleg (DCT) : 79 Orang
- Laki-laki : 51 Orang
- Perempuan :
28 Orang
Jumlah Caleg Terpilih : 3 Orang
- Laki-laki : 2 Orang
- Perempuan :
1 Orang
Jumlah Suara Sah Parpol : 284.376 Suara
|
U B A I D I L L A H
Tempat dan tanggal lahir : Serang, 27 Juli 1983
Agama : Islam
Pendidikan terakhir : S1
Pekerjaan terakhir : Guru Swasta
Daerah Pemilihan : Banten 2 (Kabupaten Serang)
DCT Nomor : 6
Perolehan Suara : 9.389 suara
|
|
7
|
PPP
Jumlah Caleg (DCT) : 85 Orang
- Laki-laki : 54 Orang
- Perempuan :
31 Orang
Jumlah Caleg Terpilih : 8 Orang
- Laki-laki : 6 Orang
- Perempuan :
2 Orang
Jumlah Suara Sah Parpol : 394.543 Suara
|
Hj. ADE YULIASIH, SH.,M.Kn.
Tempat dan tanggal lahir : Serang, 02 Juli 1974
Agama : Islam
Status perkawinan : Kawin Nama
Pendidikan terakhir : S2
Pekerjaan terakhir : Anggota DPRD Provinsi Banten Periode
2009-2014
Daerah Pemilihan : Banten 1 (Kota Serang)
DCT Nomor : 5
Perolehan Suara : 8.652 suara
Dra. Hj. MUFLIKHAH
Tempat dan tanggal lahir : Banjarnegara, 14 Februaru 1967
Agama : Islam
Status perkawinan : Kawin
Pendidikan terakhir : S2
Pekerjaan terakhir : Anggota DPRD Provinsi Banten Periode
2009-2014
Daerah Pemilihan : Banten 2 (Kabupaten Serang)
DCT Nomor : 1
Perolehan Suara : 13.268 suara
|
|
8
|
HANURA
Jumlah Caleg (DCT) : 83 Orang
- Laki-laki : 52 Orang
- Perempuan :
31 Orang
Jumlah Caleg Terpilih : 6 Orang
- Laki-laki : 4 Orang
- Perempuan :
2 Orang
Jumlah Suara Sah Parpol : 349.726 Suara
|
Hj. RATU HALIMAH
Tempat dan tanggal lahir : Serang, 12 Maret 1956
Agama : Islam
Status perkawinan : Kawin
Pendidikan terakhir : SLTA
Pekerjaan terakhir : Anggota DPRD
Daerah Pemilihan : Banten 2 (Kabupaten Serang)
DCT Nomor : 3
Perolehan Suara : 11.545 suara
FRANSISKA SUGITA
Tempat dan tanggal lahir : Tangerang, 22 Agustus 1989
Agama : Kristen
Status perkawinan : Belum Kawin
Pendidikan terakhir : S1
Pekerjaan terakhir : Wiraswasta
Daerah Pemilihan : Banten 3 (Kabupaten Tangerang A)
DCT Nomor : 6
Perolehan
Suara : 10.789 suara
|
1.
Dari data KPU PROVINSI Banten
penulis berhasil memetakan seluruh anggota DPRD Provinsi Banten tahun 2015-2019
yang berjenis kelamin perempuan dari masing-masing Parpol. Dari pemetaan data
tersebut terlihat bahwa dari kuota 30% jatah kursi di DPR belum terpenuhi
dengan cara penghitungan
|
jumlah anggota perempuan /
jumlah seluruh anggota x 100 maka didapat hasil 16 org/73org x 100 = 22
|
2.
Perempuan yang masuk dalam
anggota DPRD Prov Banten paling banyak hanya berjumlah 4 orang dari
masing-masing Parpol.
Partai PDIP caleg perempuan
dari 28 orang terpilih 4 orang.
-Hj. Rt.
ELLA NURLAELLA, SH.,M.Kn.
Daerah Pemilihan
: Banten 2 (Kabupaten Serang).
- SRI HARTATI,
SH.
Daerah Pemilihan
: Banten 5 (Kota Tangerang A)
- JENNY VINA
RUTHMAULI
Daerah Pemilihan
: Banten 7 (Kota Tangerang Selatan)
-DIANA DRIMAWATI
JAYABAYA, SH.
Daerah Pemilihan
: Banten 8 (Kabupaten Tangerang)
Partai Golkar caleg 31 orang perempuan terpilih 4 orang
- Hj. ADDE ROSI KHOERUNNISA,
Daerah Pemilihan : Banten 1 (Kota Serang)
- DESY YUSANDI
Daerah Pemilihan : Banten 6 (Kota Tangerang B)
-Hj. SITI ERNA NURHAYATI, S.Ip.
Daerah Pemilihan : Banten 9 (Kabupaten Pandeglang)
- S U M I N A R, SE.
Daerah Pemilihan
: Banten 10 (Kota Cilegon)
Sedangkan Parpol yang lain hanya terpilih 1 dan 2 orang saja dari
Partai PKS caleg 26 orang perempuan terpilih 1 orang
-Ir. Hj. TUTI
ELFITA, M.Si.
Daerah Pemilihan : Banten 5 (Kota
Tangerang A)
Gerindra caleg 29 orang perempuan
terpilih 1
- ENCOP SOFIA, MA.
Daerah Pemilihan
: Banten 1 (Kota Serang)
Demokrat caleg
30orang perempuan terpilih 1
- Hj. NURAENI,
S.Sos.,M.Si.
Daerah Pemilihan
: Banten 1 (Kota Serang)
PAN caleg 28 orang perempuan terpilih
- U B A I D I L L A H
Daerah Pemilihan :
Banten 2 (Kabupaten Serang)
PPP caleg 31 orang
terpilih 2
- Hj. ADE YULIASIH,
SH.,M.Kn.
Daerah Pemilihan :
Banten 1 (Kota Serang)
- Dra. Hj. MUFLIKHAH
Daerah Pemilihan :
Banten 2 (Kabupaten Serang)
dan Hanura caleg 31
orang perempuan terpilih 2
- Hj. RATU HALIMAH
Daerah Pemilihan :
Banten 2 (Kabupaten Serang)
-FRANSISKA SUGITA
Daerah Pemilihan :
Banten 3 (Kabupaten Tangerang A)
3.
Kuota keterwakilan perempuan di
DPR Daerah Provinsi Banten tidak sampai 30% karena memiliki banyak faktor.
Menurut survey penelitian yang pernah dilakukan oleh Bapak Lamhir
Syamsinaga(dosen Politik) di sekitar tahun 2013 lalu, bahwa perempuan itu pada umumnya
tidak mau dipimpin oleh perempuan lain. Dalam hal ini perempuan satu dengan
yang lain memiliki rasa cemburu yang besar. Hal ini lah yang menjadi salah satu
penyebab mengapa perempuan sampai saat ini masih jarang memnuhi kuota 30% yang
diberikan. Ditambah lagi menurut pendapat umum perempuan bila menduduki suatu
jabatan tidak akan(pada umumnya) bisa fokus dalam satu jabatan itu saja,
pastilah perempuan tersebut memikirkan hal lain. Contoh nya saja seorang
pejabat perempuan yang juga seorang ibu dan baru memiliki seorang bayi,maka ditahun-tahun
pertama ia akan lebih fokus kepada bayi yang baru ia lahirkan dari pada dengan
tugas atau amanah yang ia pegang, contoh nyata nya adalah ada salah satu dosen
perempuan di ilmu komunikasi yang memiliki Balita, ia lebih sibuk mengurus
Balita nya terlebih dahulu dibandingkan dengan memberikan ilmu kepada mahasiswa
nya. Dan lebih sering tidak masuk dengan alasan yang menyangkut masalah ia dan
anaknya.
Selain itu menurut pengamatan penulis, perempuan memang tidak
dikodratkan sebagai seorang pemimpin. Disini bukan berarti perempuan tidak bisa
memimpin,akan tetapi untuk skala yang begitu besar seperti memimpin sebuah
daerah atau Negara bila ada laki-laki yang lebih pantas maka barang tentu
laki-laki tersebut yang lebih diutamakan.alasannya adalah perempuan bisa
memikirkan lebih dari satu hal atau masalah, berbeda dengan laki-laki mereka
pada umumnya hanya bisa memikirkan satu masalah. Contohnya saja seorang
perempuan bila bicara, dari awal nya topik agama, urusan rumah tangga, harga
barang pokok,masalah politik sampai harga pakaian bisa langsung diperbincangkan
dalam satu sesi berbicara.
Selain itu menurut penulis dengan adanya kasus Ratu Atut beberapa
tahun lalu juga menjadi alasan kenapa keterwakilan wanita di Gedung DPR Daerah
Banten tidak mencapai kuota 30%, masyarakat menjadi pesimis dengan kinerja
perempuan yang memimpin. Masyarakat Banten bisa jadi merasa
trauma takut kalau-kalau muncul Ratu Atut - Ratu Atut yang lain. Ditambah lagi kodrat
wanita yang memang suka berbelanja dan menyukai sesuatu yang
indah,menarik dan mewah maka tidak heran, apabila perempuan tersebut
lemah iman dan mentalnya maka oknum tersebut bisa saja terjerat korupsi.
Bila dilihat dari teori kelompok bungkam (Edwin Ardener 1975&
Shirley Ardener1978), sampai saat ini
suara wanita di ranah politik masih juga sedikit terdengar atau didengar. Pada
umumnya para laki-laki lebih suka mengesampingkan suara para perempuan didalam
forum. Para perempuan dalam ranah politik seolah hanya menjadi penghias dan
pelengkap semata. Dalam teori dijelas kan bahwa lingkungan yang didominasi oleh laki-laki
dalam hal ini pekerjaan dan tradisi yang menjadikan laki-laki berada pada
posisi diatas perempuan dan anak-anak yang memebuat pendapat laki-laki lebih
diutamakan, selain itu perempuan tidak sebebas laki-laki dalam
merasakan dunia, sehingga laki-laki merasa lebih memiliki hak untuk berbicara
karena ia lebih berpengalaman, inilah yang membungkam suara atau pendapat para perempuan. Tidak mustahil bila salah satu penyebab kenapa kuota 30% yang
dimiliki tidak terpenuhi karena banyak nya laik-laki yang mendiskriminasikan
hak pilihnya untuk para Caleg perempuan, dan ditambah lagi para kaum hawa pun
juga banyak menstereotipe kan kaumnya sendiri sebagai pemimpin.
Sumber : Data Pusat KPU Provinsi Banten
Teori Komunikasi Perspektif,
Ragam Dan Aplikasi H. Syaiful
Rohim, M.Si
Tidak ada komentar:
Posting Komentar